Terkadang orang selalu berkata kejar cintamu sampai kau dapatkan dia, mereka selalu mendukung untuk terus mengejarnya tanpa pantang menyerah, memberikan semangat dan bantuan agar kita mendapatkan dia. Tapi sekarang aku tahu mengejar bukanlah hal yang mudah, mengejar bukanlah hal yang ringan. Mengejarnya membuat aku sadar bahwa aku dan dia terlalu jauh jaraknya dia terus berlari dan aku terus mengejar. tanpa kusadari sekarang tenagaku telah habis hampir jatuh, hampir pingsan, hampir lumpuh karena terus berlari mengejarnya.
Sampai-sampai aku lupa telah bertindak egois tak mau membuka hatiku untuk yang lain, sampai-sampai aku tersadar telah menyakiti banyak orang, samapai-sampai aku sadar telah berbohong pada perasaan ku, sampai-sampai aku hampir mati.
aku tak pernah memperdulikan pria lain, aku tak pernah berfikir untuk menjalin hubungan dengan pria lain, aku selalu yakin bahwa suatu saat aku akan bisa bersama dia. tapi sekarang sudah berbeda aku putuskan menyerah, menyerah menunggunya, menyerah mengejarnya, menyerah berharap pada dia, menyerah mencoba mengunci hatiku untuk pria lain, menyerah berbohong pada diri sendiri,
yang kutahu sekarang dia bukanlah untukku, mungkin bukan untukku, kalau pun dia untukku biarkan waktu saja yang membawa dia padaku. aku tak mau lagi mengejar dia.
Aku yagn sekarang memanglah berbeda dengan aku yang dulu, aku yang dulu penuh semangat tak pernah tau bahwa di dunia ada kata menyerah. tapi kali ini aku menyerah.




lelahnya kalau kita mendengar kata menyerah, tapi mungkin kamu ingat kata-kata ini, sebuah kata yan manis, kata yang dapat membut orang yang membacanya jadi OPTIMIS.
Satu hal yang musti kita ingat hidup bukan untuk menyerah akan apa yang tidak kita dapatkan. Tapi hidup adalah berusaha untuk melakukan yang terbaik yang bsa kita lakukan selama kita hidup.